Sebelum aku membahas tentang perokok pasif, pasti kaliyan juga sudah tahu apa bahayanya rokok buat tubuh kita. Roko mengandung zat yang dinamakan Nikotin.Yang membuat sang pemakai kecanduan atau merasakan nikmat sesaat. Apabila seseorang sudah pernah menghisap rokok pasti susah baginya untuk berhenti merokok, atau dia bisa berhenti merokok tapi butuh waktu yang lama dan membutuhkan motivasi dari orang lain.Namun di kembalikan lagi pada dirinya sendiri, jika ada niat dari dalam dirinya mungkin pelan-pelan dia bisa berhenti merokok.Mungkin jika di tahu bahaya merokok, bisa memberikan sedikit efek jera dari dirinya.
Kita tinggalkan dulu tentang perokok aktif, kembali ke topik awal yaitu perokok pasif.
Meluruskan dari pendapat publik yang sedikit keliru yang beranggapan bahwa hanya perokok aktif saja yang menerima dampak buruk dari rokok.Padahal,perokok pasif yang juga sama besarnya kena dampak negatif seringn terabaikan.Menurut Didik Prasetyo ( Pengamat kesehatan ) , dalam acara konsultasi publik soal rencana peraturan bupati kawasan bebas asap rokok, menunjukkan sekitar 57 persen rumah tangga di Indonesia rata-rata terdapat satu orang perokok aktif. Dari angka tersebut, 91,8 persen perokok tersebut berusia lebih 10 tahun.Data lain menunjukkan, penduduk Indonesia ternyata masuk lima besar konsumen rokok dunia. Tercatat, menyebabkan kematian sebanyak 427.948 jiwa per tahun.Jika melihat catatan di tingkat dunia, kematian akibat rokok 4,9 persen per tahun. Sekitar 70 persen terdapat di negera berkembang termasuk Indonesia.
Perokok Pasif Mempunyai Risiko Lebih Besar Dibandingkan Perokok Aktif.Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun dan bahan-bahan yang dapat menimbulkan kanker (karsinogen). Bahkan bahan berbahaya dan racun dalam rokok tidak hanya mengakibatkan gangguan kesehatan pada orang yang merokok, namun juga kepada orang-orang di sekitarnya yang tidak merokok yang sebagian besar adalah bayi, anak-anak dan ibu-ibu yang terpaksa menjadi perokok pasif oleh karena ayah atau suami mereka merokok di rumah. Padahal perokok pasif mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung ishkemia. Sedangkan pada janin, bayi dan anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar untuk menderita kejadian berat badan lahir rendah, bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga telinga dan asthma.
Menurutku perokok aktif itu egois.Kenap aku bilang gitu.Coba aj kaliyan fikirkan, mereka meroko bukan pada tempatnya.Ditempat umum, yang belum tentu semua orang yang di situ merokok.Contohnya di halte bis saat sedang menunggu bis atau di stasiun, terminal dll. Mereka tidak memikirkan dampak bagi orang yang tidak merokok.Emang udara yang dihisap itu cuman milik mereka yang merekok, jadi mereka bisa mengotori udara ini.Kami juga yang tidak merokok juga punya hak untuk menghirup udara yang bersih tanpa asap rokok.
Kita tinggalkan dulu tentang perokok aktif, kembali ke topik awal yaitu perokok pasif.
Meluruskan dari pendapat publik yang sedikit keliru yang beranggapan bahwa hanya perokok aktif saja yang menerima dampak buruk dari rokok.Padahal,perokok pasif yang juga sama besarnya kena dampak negatif seringn terabaikan.Menurut Didik Prasetyo ( Pengamat kesehatan ) , dalam acara konsultasi publik soal rencana peraturan bupati kawasan bebas asap rokok, menunjukkan sekitar 57 persen rumah tangga di Indonesia rata-rata terdapat satu orang perokok aktif. Dari angka tersebut, 91,8 persen perokok tersebut berusia lebih 10 tahun.Data lain menunjukkan, penduduk Indonesia ternyata masuk lima besar konsumen rokok dunia. Tercatat, menyebabkan kematian sebanyak 427.948 jiwa per tahun.Jika melihat catatan di tingkat dunia, kematian akibat rokok 4,9 persen per tahun. Sekitar 70 persen terdapat di negera berkembang termasuk Indonesia.
Perokok Pasif Mempunyai Risiko Lebih Besar Dibandingkan Perokok Aktif.Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun dan bahan-bahan yang dapat menimbulkan kanker (karsinogen). Bahkan bahan berbahaya dan racun dalam rokok tidak hanya mengakibatkan gangguan kesehatan pada orang yang merokok, namun juga kepada orang-orang di sekitarnya yang tidak merokok yang sebagian besar adalah bayi, anak-anak dan ibu-ibu yang terpaksa menjadi perokok pasif oleh karena ayah atau suami mereka merokok di rumah. Padahal perokok pasif mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung ishkemia. Sedangkan pada janin, bayi dan anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar untuk menderita kejadian berat badan lahir rendah, bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga telinga dan asthma.
Menurutku perokok aktif itu egois.Kenap aku bilang gitu.Coba aj kaliyan fikirkan, mereka meroko bukan pada tempatnya.Ditempat umum, yang belum tentu semua orang yang di situ merokok.Contohnya di halte bis saat sedang menunggu bis atau di stasiun, terminal dll. Mereka tidak memikirkan dampak bagi orang yang tidak merokok.Emang udara yang dihisap itu cuman milik mereka yang merekok, jadi mereka bisa mengotori udara ini.Kami juga yang tidak merokok juga punya hak untuk menghirup udara yang bersih tanpa asap rokok.
Cara mengatasi bahaya merokok
Adapun untuk mengatasi kecanduan merokok di antaranya adalah hal-hal berikut:
-Tarbiyah (pendidikan) keimanan yang sungguh-sungguh untuk setiap individu masyarakat.
-Adanya teladan yang baik saat di rumah, sekolah dan lingkungan lainnya.
-Melarang para guru merokok di depan murid-murid nya terutama yang masih berusia belia.
-Penerangan yang gencar dan intensif tentang bahaya merokok.
-Membebankan pajak yang tinggi terhadap berbagai jenis rokok.
-Melarang merokok di tempat-tempat kerja, stasiun, bandara dan tempat-tempat umum lainnya.
-Menyebarkan fatwa para ulama yang menjelaskan tentang haramnya rokok.
-Menyebarkan nasihat-nasihat dan peringatan-peringa tan para dokter tentang bahaya rokok.
-Peringatan tentang bahaya rokok dalam
ceramah-ceramah, khutbah dan lainnya.
-Nasihat secara pribadi kepada perokok. Serba-serbi Rokok 1.Setiap harinya ada 44 orang meninggal dunia di Inggris akibat rokok.
Jadi kesimpulannya, jika kamu, kamu, dan kamu pengen hidup sehat tanpa asap roko hentikan penggunakan rokok.Walau itu tak mudah, tapi asal ada niat pasti bisa.Bagi yang kamu yang tidak merokok, bantulah pecandu rokok berhenti dengan memberinya motivasi agar terjerat dari rokok.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar