Rabu, 06 Februari 2013

Makalah Hukum Hooke


KATA PENGANTAR
                Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan limpahan rahmat-Nya maka saya bisa menyelesaikan sebuah makalah dengan tepat waktu. Makalah ini berjudul “Hukum Hooke “ sebagai salah satu tugas akhir mata pelajaran Fisika semester  I kelas XI IPA 5. Saya menyadari, bahwa pembuatan makalah ini masih kurang dari kata sempurna dan tidak lepas dari kekurangan atau kelemahan.
          Dari segi isi, data ,maupun analisisnya. Olehkarena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun sangat saya harapkan sebagai bahan pertimbangan dan perbaikan dalam penulisan makalah selanjutnya. Penyusunan makalah ini tidak lepas dari bantuan atau dorongan Bu Uchi  sebagai guru mata pelajarn Fisika dan orang tua saya.
          Akhirnya saya berharap makalah ini bermanfaat bagi seluruh pembaca dan dapat menambah wawasan tentang perkembangan teknologi yang tak lepas dari Fisika sebagai mata pelajaran ilmu pengetahuan.


Sidoarjo, 29 November 2012


Penulis


 



DAFTAR ISI

Kata Pengantar…………………………………..................................01
Daftar Isi............................................................................................02
Pembahasan
a)     Tujuan................................................................................................03
b)    Landasan Teori...................................................................................03
c)     Alat dan Bahan...................................................................................04
d)    Prosedur Kerja....................................................................................04
Hasil Pembahasan
·        Hasil...................................................................................................05
·        Analisis...............................................................................................06
Kesimpulan.........................................................................................11





PEMBAHASAN

a)    Tujuan Percobaan :
·        Menentukan hubungan antara gaya yang bekerja pada pegas dan perpanjangan.

b)    Landasan Teori :
Rounded Rectangle: F = - k . ΔxApabila sebuah benda diregangkan oleh gaya, maka panjang benda akan bertambah. Panjang atau pendeknya pertambahan panjang benda tergantung pada elastisitas bahan dari benda tersebut dan juga gaya yang diberikannya. Bila benda masih berada dalam keadaan elastis ( batas elastisitasnya belum dilampaui ), berdasarkan Hukum Hooke pertambahan panjang ( Δx  ) sebanding dengan besar gaya F yang meregangkan benda. Asas ini berlaku juga bagi pegas heliks, selama batas elastisitas pegas tidak terlampaui. Menurut Hooke, pertambahan panjang berbanding lurus dengan gaya yang diberikan pada benda. Secara matematis Hukum Hooke dapat ditulis sebagai berikut :

Keterangan :
·        F = Gaya yang bekerja  ( N )
·        k = konstanta gaya ( N/m )
·        x = pertambahan panjang ( m)

Tanda negatif (-) dalam persamaan menunjukkan berarti gaya pemulih berlawanan arah dengan perpanjangan.” Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis pegas, pertambahan panjang pegas berbanding lurus( sebanding ) dengan gaya tariknya.”
c)     Pengertian Hukum Hooke
Hukum Hooke adalah hukum atau ketentuan mengenal gaya dalam bidang ilmu fisika yang terjadi karena sifat elastisitas dari sebuah pir atau pegas.
d)    Alat / bahan:
Ø Pegas
Ø Penggaris 60 cm
Ø Beban / statif  50 gram
Ø Beban 100 gram
Ø Beban 150 gram
Ø Beban 200 gram
Ø Beban 250 gram
d) Prosedur Kerja :
ü Susun alat percobaan sebelum melakukan praktek sesuai dengan urutannya
ü Gantungkan salah satu ujung pegas pada 50 gram, kemudian ulur panjang pegas mula-mula Xo. Catet dalam tabel pengamatan.
ü Gantungkan beban pada ujung bawah pegas hingga pegas memanjang beban akan memberikan gaya pada pegas sekitar F=m.g untuk g = 9,8 m/s2
ü Ukurlah panjang awal pegas dan setelah ditarik beban kemudian hitung dari titik teratas sampai titik terbawah. Lihat pertambahan panjang pegas itu, gX =X-Xo.
ü Ulangi langkah-langkah percobaan hingga sampai beban 250 gram.






HASIL PEMBAHASAN

A. Hasil

Laporan Hasil Percobaan

TABEL
      NO.
 m ( kg )
  Xo ( m)
X2 (m)
ΔX ( m )
F = m.g (N)
K (N/m)
1
0,5
0,15
0,195
0,045
4,9
108,8
2
1
0,15
0,24
0,09
9,8
108,8
3
1,5
0,15
0,285
0,135
14,7
108,8
4
2
0,15
0,33
0,18
19,6
108,8
5
2,5
0,15
0,375
0,225
24,5
108,8

  
                    










GRAFIK



B. Analisis
·        Massa 50 gram
Diketahui :
Xo = 0,15 m
m = 0,5 kg
g = 9,8
X = 0,195 m
Ditanya :
o   Δx?
o   F?
o   K?
Jawab :
o   Δx     = X-Xo
                    = 0,195 - 0,15 = 0,045 m
o   F       = m x g
= 0,5 x 9,8 = 4,9 N
o   K       = F/ Δx
                    = 4,9 / 0,045 = 108,8 N/m
·        Massa 100  gram
Diketahui :
Xo = 0,15 m
m =  kg
g = 9,8
X = 1 kg
Ditanya :
o   Δx?
o   F?
o   K?
Jawab :
o   Δx     = X-Xo
= 0,24 – 0,15 = 0,09 m
o   F       = m x g
                   =1x 9,8 = 9,8
o   K       = F/ Δx
                   = 9,8 / 0,09 = 108,8 N/m
·        Massa 150 gram
Diketahui :
Xo = 0,15 m
m =  1,5 kg
g = 9,8
X =0,285 m
Ditanya :
o   Δx?
o   F?
o   K?
Jawab :
o   Δx     = X-Xo
                   = 0,285 – 0,15 =  0,135 m
o   F       = m x g
                   = 1,5 x 9,8 = 14,7 N
o   K       = F/ Δx
                   =14,7 / 0,135 = 108,8 N/m
·        Massa 200 gram
Diketahui :
Xo = 0,15 m
m = 2 kg
g = 9,8
X = 0,33 m
Ditanya :
o   Δx?
o   F?
o   K?
Jawab :
o   Δx     = X-Xo
                    = 0,33 – 0,15 = 0,18 m
o   F       = m x g
                    = 2 x 9,8 = 19,6 N
o   K       = F/ Δx
                    = 19,6 / 0,18 = 108,8 N/m
·        Massa 250 gram
Diketahui :
Xo = 0,15 m
m =  2,5 kg
g = 9,8
X = 0,375 m
Ditanya :
o   Δx?
o   F?
o   K?
Jawab :
o   Δx     = X-Xo
                   = 0,375 – 0,15 = 0,225 m
o   F       = m x g
                   = 2,5 x 9,8 = 24,5 N
o   K       = F/ Δx
                   = 24,5 / 0,225 = 108,8 N/m


       

KESIMPULAN
         
1.     Rumus untuk menghitung besar tetapan gaya pegas F = -k. Δx
2.     Setiap kali ditambahkan beban pegas, maka panjang pegas semakin bertambah panjang sebanding dengan gaya berat yang bekerja pada benda.
3.     Tetapan gaya pegas ialah tetapan gaya pegas elastisitas hukum Hooke dilambangkandengan simbol k. Tetapan gaya k adalah tetapan umumyang berlaku untuk benda elastik jika diberi gaya yang tidak melampaui batas hukum Hooke 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar